Suasana penuh syukur dan kebanggaan menyelimuti perayaan Hari Jadi Fakultas Pertanian (Faperta) tahun ini. Di tengah kemeriahan acara, Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) berhasil mencuri perhatian dengan memborong sederet prestasi bergengsi dalam berbagai kompetisi tingkat fakultas.
Dominasi di Panggung Debat
Dalam ajang adu argumentasi, mahasiswa ITP menunjukkan taringnya secara luar biasa. Pada kompetisi NUDC (National University Debating Championship), gelar Juara 1 berhasil disabet oleh duet maut Gladistya Setia Litina dan Jihan Felisha Putri, disusul oleh Ahmad Farhan Fadhlurrohim dan Katherine Vania Novabetsia yang mengamankan posisi Juara 3. Tidak hanya di kancah debat bahasa Inggris, pada kompetisi KDMI (Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia), pasangan Nurghita Shelvi dan Juana Tamariska Putri Lahagu juga tampil memukau dan berhasil membawa pulang predikat Juara 2.
Mahasiswa Berprestasi
Puncak kebanggaan prodi diraih melalui ajang Pilmapres (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi). Gelar Juara 1 resmi disematkan kepada Davin Goneril, yang dinilai memiliki keunggulan akademik dan non-akademik yang paling komprehensif di tingkat fakultas.
Ikon Baru Faperta
Tak hanya unggul dalam intelektualitas murni, representasi karakter dan pesona mahasiswa ITP juga diakui dalam ajang Duta Faperta. Podium utama berhasil dikuasai oleh mahasiswa ITP, di mana Ikhsan dinobatkan sebagai Juara 1, sementara Nabila Madya Manda menyusul dengan meraih gelar Juara 2.
Perayaan Hari Jadi Fakultas Pertanian (Faperta) tahun ini menjadi panggung pembuktian bagi Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP). Dengan semangat kompetisi yang tinggi, mahasiswa ITP berhasil menorehkan prestasi di berbagai lini, mulai dari debat bahasa Inggris hingga pemilihan duta fakultas. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa ITP tidak hanya unggul dalam bidang sains pangan, tetapi juga memiliki daya saing yang luar biasa dalam kemampuan retorika, kepemimpinan, dan kepribadian.
